Jumat, 22 Juli 2016

PDPK Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2016

            Persekutuan Diakonia Pelangi Kasih (PDPK) Kabupaten Dairi memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada Kamis (9/6/2016) dengan mengadakan kegiatan sosialisasi di Aula Pusdipra Sidikalang. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Praeses HKBP Distrik VI Dairi Pdt. Sunggul Sirait S.Th, MM sebagai narasumber serta Ketua PDPK dengan jajarannya.
            Ketua PDPK dalam sambutannya mengatakan sosialisasi diadakan bertujuan untuk melakukan refleksi terhadap apa yang telah kita lakukan sebagai mahluk penghuni bumi. “Bumi sebenarnya sangat memenuhi lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan kita, tetapi bumi tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan bagi orang-orang yang menghacurkan bumi ini,” ujarnya. Hari Lingkungan Hidup atau World Environment Day (WED) Ia katakana merupakan salah satu kampanye global terbesar terkait pelestarian lingkungan hidup yang  bertujuan untuk menginspirasi setiap orang di bumi untuk mengambil tindakan dalam melestarikan lingkungan hidup.
            Tema yang diambil oleh PDPK dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia adalah “Tano On Do Dalan Hangoluan Doshon Inang Pangintubu”.  Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang jatuh pada hari Minggu 5 Juni 2016, Indonesia menyesuaikan dan mengambil Tema sesuai dengan Tema yang ditetapkan oleh United Nations Environment Programme (UNEP) atau Badan Lingkungan Hidup PBB “Go Wild for Life”, yaitu “Selamatkan Tumbuhan dan Satwa Liar untuk Kehidupan”.

Panitia Pesta Oang-Oang GKPPD Adakan Pengobatan Gratis

            Dalam rangka pelaksanaan Pesta Oang-Oang Jubileum 25 Tahun GKPPD, Panitia Pesta Oang-Oang GKPPD mengadakan kegiatan pengobatan gratis yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Tigalingga pada Kamis (9/6/2016). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bishop GKPPD Pdt. Elson Lingga, M.Th, Ketua I Panitia Pesta Oang-Oang GKPPD Pasder Berutu, M.Si, Sekretaris Umum Rahwasid Banurea, Camat Tigalingga Bahagia Ginting serta para peserta pengobatan gratis dari warga Jemaat GKPPD Tigalingga dan sekitarnya.
            Bishop GKPPD dalam arahannya mengatakan dengan adanya


pengobatan gratis diharapkan dapat menjadi penyemangat untuk mengabarkan Firman Tuhan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Dairi serta mengajak untuk tetap selalu mendoakan GKPPD sehingga GKPPD semakin bertumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat Pakpak yang ada di Kecamatan Tigalingga serta yang ada di Kabupaten Dairi secara umum. “Penyakit itu datang sesuai dengan usia yang telah kita capai, akan tetapi dengan obat yang telah didioakan, maka segala penyakit yang ada dalam tubuh kita akan hilang dan kita bisa sehat kembali,” ujarnya.
            Sebelumnya, Camat Tigalingga dalam sambutannya mengatakan sangat berterimakasih kepada GKPPD karena telah mengadakan kegiatan pengobatan gratis dimana dengan adanya pengobatan gratis tersebut, masyarakat yang berada di Tigalingga dan sekitarnya menjadi terbantu baik dari segi materil maupun moril. “Dengan adanya kegiatan ini, semoga GKPPD semakin besar dan semakin berkembang di Kabupaten Dairi yang kita cinta ini,” ungkapnya.
            Adapun jenis pengobatan gratis yang dilakukan diantaranya adalah pemeriksaan IVA dan pemeriksaan kesehatan bagi para orangtua yang telah lanjut usia yang diperiksa oleh Tim Medis dari Kecamatan Tigalingga yang dibantu oleh Tim Medis dari AKPER Dairi.

Pemkab Dairi Adakan Pelatihan dan Seleksi BPAP Tahun 2016 se-Kabupaten Dairi

         

Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Dairi mengadakan kegiatan Pelatihan dan Seleksi Bhakti Pemuda Antar Provinsi (BPAP) Tahun 2016 se-Kabupaten Dairi di Aula Gereja Taman Wisata Iman Sitinjo pada Selasa (8/6/2016). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi Drs. Leonardus Sihotang beserta jajarannya, Anggota DPRD Dairi seklaigus Ketua Fraksi Golkar DPRD Dairi Depriwanto Sitohang, ST, MM sebagai narasumber serta para Pemuda-Pemudi yang masuk dalam seleksi BPAP.
            Ketua Fraksi Golkar DPRD Dairi dalam arahnnya sebagai narasumber memberikan toeri tentang kepemimpinan. Menurutnya, kepemimpinan adalah proses mengarahkan orang dan mempengaruhi aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan tugas dari angota-anggota kelompok untuk mencapai tujuan. Sementara fungsi kepempinan sendiri diantaranya adalah sebagai fungsi perencanaan; Sebagai fungsi pengembanagan loyalitas; Sebagai fungsi pengawasan; Sebagai fungsi mengambil keputusan; Sebagai fungsi pemberi motivasi. Selain itu, kepada para Pemuda-Pemudi yang masuk dalam seleksi BPAP, Beliau juga memaparkan beberapa jenis gaya kepemimpinan yang diantaranya gaya kepemimpinan otoriter yaitu gaya pemimpin yang memusatkan segala keputusan dan kebijakan yang diambil dari dirinya sendiri secara penuh serta segala pembagian tugas dan tanggung jawab dipegang oleh si pemimpin yang otoriter tersebut, sedangkan para bawahan hanya melaksanakan tugas yang telah diberikan.
Berikutnya adalah gaya kepemimpinan demokratis, yaitu gaya pemimpin yang memberikan wewenang secara luas kepada para bawahan, setiap ada permasalahan selalu mengikutsertakan bawahan sebagai suatu tim yang utuh dan dalam gaya kepemimpinan demokratis pemimpin memberikan banyak informasi tentang tugas serta tanggung jawab para bawahannya. Selanjutnya adalah gaya kepemimpinan bebas, yaitu Pemimpin yang hanya terlibat delam kuantitas yang kecil di mana para bawahannya yang secara aktif menentukan tujuan dan penyelesaian masalah yang dihadapi. “Dengan adanya kepemimpinan, maka semua pihak akan semakin meningkatkan produktivitas terkhusus kepada para pemuda yang ada di Kabupaten Dairi ini sehingga jauh dari perilaku diskriminatif dengan memberikan beragam kegiatan positif sekaligus dapat meningkatkan kemampuan teknis dan keterampilan menjadi pemuda yang berwawasan, mandiri dan kreatif,” pungkasnya.
Sementara itu, Kadis Disbudparpora Dairi saat ditemui disela-sela kegiatan mengatakan kegiatan ini adalah merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk menampung segala aspirasi serta memberikan kesibukan kepada para pemuda-pemudi di Kabupaten Dairi ke hal-hal yang positif. “Pesan saya kepada para pemuda-pemudi yang ada di Dairi, mari tingkatkan kemampuan pribadimu, manfaatkan karunia Tuhan yang ada pada dirimu,” pungkasnya.
Seleksi BPAP diikuti oleh para peserta sebanyak 40 orang utusan Pemuda-Pemudi dari tiap Kecamatan se-Kabupaten Dairi dimana nantinya akan dilakukan seleksi dengan mengadakan ujian dn seleksi yang lainnya yang nantinya akan dipilih sebanyak 4 orang (2 laki-laki dan 2 perempuan) untuk mengikuti seleksi Tingkat Provinsi yang akan berlangsung pada Minggu ke II September 2016

Kamis, 21 Juli 2016

Peningkatan Kapasitas Petani Sebagai Pelaku Usaha Tani

           
Pertanian merupakan sektor yang sangat penting dalam perekonomian nasional. Pembangunan ekonomi masih akan tetap berbasis pertanian secara luas. Namun, sejalan dengan tahapan-tahapan perkembangan ekonomi maka kegiatan jasa-jasa dan bisnis berbasis pertanian juga akan semakin meningkat, dengan kata lain kegiatan agribisnis akan menjadi salah satu kegiatan unggulan pembangunan ekonomi nasional dalam berbagai aspek yang luas. Berkaitan dengan hal tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Dairi melalui Bidang Penyuluh Pertanian mengadakan kegiatan peningkatan kapasitas petani sebagai pelaku usaha tani bagi para masyarakat petani pada Senin (6/6/2016) di Balai Penyuluhan Desa Adian Nangka, Kecamatan Si Empat Nempu. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian Sudianto Purba, para PPL Pertanian dan para Kontak Tani.
            Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian dalam arahannya mengatakan kelompok tani adalah sebagai wadah produksi karena orientasinya adalah sebagai kelompok tani hamparan dan mendata potensi-potensi unggulan yang terdapat di kelompok tani yang nantinya akan diprioritaskan pembinaannya. Pembinaan tersebut dikatakan yang pertama adalah dengan memberikan pembekalan tentang SDM teknologi budidaya yang berdaya saing serta membekali mereka bagaimana cara menjadi nasabah bank tani. “Usaha-usaha pertanian itu banyak tidak berkembang karena tidak ditopang oleh permodalan yang tidak kuat,” ujarnya. Lebih lanjut dikatakan bahwa peran dari para penyuluh pertanian sangat diperlukan dan para penyuluh pertanian sangat siap untuk melakukan pendampingan apabila para petani membutuhkan dana dari bank.
Selain itu, Ia juga mengharapkan kepada para penyuluh pertanian untuk dapat meningkatkan kemampuannya dengan selalu mempelajari  ilmu-ilmu pertanian yang terbaru serta penyuluh juga diharapkan dapat menggerakan para petani untuk mebentuk suatu group/kelompok tani sehingga para petani sama-sama dapat berproduksi dengan menghasilkan kualitas yang sama juga. Oleh karena itu, Ia mengajak kepada para petani agar dapat memanfaatkan dengan sebaik mungkin Balai Penyuluhan Pertanian yang ada di tiap desa masing-masing sebagai pusat informasi dan pusat gerakan perubahan bagaimana membentuk agribisnis yang berdaya saing di masing-masing kelompok tani.
Setelah melakukan kegiatan Peningkatan Kapasitas Petani Sebagai Pelaku Usaha Tani, Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian beserta dengan Timnya juga mengadakan kegiatan yang sama pada hari yang sama di Balai Penyuluhan Desa Paratusan Kecamatan Sumbul.

Rabu, 20 Juli 2016

Penahbisan Pendeta dan Persemian Gedung Serba Guna J. Op. Tording Sitohan HKBP Lae Hole

           

Puncak Acara Penahbisan Pendeta HKBP yang bertajuk se-Dunia dilaksanakan pada Minggu (5/6/2016) di HKBP Resort Lae Hole oleh Ompui Ephorus HKBP Pdt. Willem T.P Simarmata, MA yang dirangkaikan dengan Persemian Gedung Serba Guna J. Op. Tording Sitohang HKBP Lae Hole. Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Dairi KRA. Johnny Sitohang Adinegoro, S.Sos, Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi Sebastianus Tinambunan, SH, M.Pd, Ketua DPRD Sabam Sibarani, S.Sos, Asisten dan Staf Ahli Bupati Dairi, Pimpinan SKPD dan Camat Kabupaten Dairi, Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Ny. Dumasi Sitohang br. Sianturi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Dairi Ny. Neni Tinambunan br. Sianturi, Sekretaris Jenderal HKBP Pdt. Mori A.P Sihombing M.Th, Praeses HKBP Distrik VI Dairi Pdt. Sunggul Sirait, Pendeta HKBP Resort Lae Hole Pdt. Elieser Bancin, S.Th, Pendeta HKBP se- Indonesia, serta para Undangan dari Gereja-Gereja se-Kabupaten Dairi.
            Rangkaian acara demi acara berlangsung dengan penuh hikmat dimana diawali dengan iring-irngan barisan prosesi yang diiringi oleh drumband serta tarian dari Panitia. Setelah itu, acara berlanjut ke peresmian Gedung Serba Guna J. Op. Tording Sitohang yang ditandai dengan Penandatanganan Prasasti oleh Ompui Ephorus HKBP dan Bupati Dairi yang juga Ketua Umum Panitia, Pembukan Selubung Plakat Gedung Serba Guna, Pelepasan Burung Merpati, Penanaman Pohon, Pengguntingan Pita oleh Ompu Boru serta Penyerahan Kunci Gedung Serba Guna.
            Bupati Dairi dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ompui Ephorus HKBP mewakili Panitia serta Pemerintah Kabupaten Dairi karena telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Dairi sebagai Tuan Rumah Penahbisan Pendeta HKBP serta menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam acara tersebut.  Kepada para Pendeta yang telah ditahbiskan, Beliau mengatakan melalui Firman Tuhan yang telah disampaikan oleh Ompui menekankan agar kita menjadi orang yang bisa meluruskan, mempertahankan kebenaran saat kita dihadapkan pada keadaan yang tidak benar. “Sama-sama kita ketahui bangsa kita pada saat ini adalah bangsa yang sedang maju sejalan dengan kemajuan teknologi dan informatika serta telah dibukanya Masyarakat Ekonomi Asean, maka sangat banyak tantangan yang dihadapi oleh masyarakat kita khususnya kepada para generasi muda,” ujar Beliau.
            Dengan ditahbiskannya para Pendeta, Beliau mengharapkan bahaya-bahaya dari pada kemajuan teknologi dapat di saring dengan kemampuan dan kemauan dari para Pendeta. Dalam sambutannya, Beliau memaparkan tentang 5 ciri-ciri dari pada orang yang cerdas dan percaya. Ciri orang cerdas dan percaya yang pertama adalah orang yang tidak pernah mempermasalahkan masalah, tidak pernah menimbulkan masalah akan tetapi orang yang dapat menyelesaikan masalah. “Apapun yang ditugaskan kepadamu, terimalah dengan penuh sukacita,” ungkap Beliau. Ciri yang kedua adalah tidak mengorbankan orang banyak; Ciri yang ke tiga adalah tidak melanggar aturan; Ciri yang ke empat adalah dapat mengatur waktu dengan baik; Ciri yang ke lima adalah tidak pernah merasa puas terhadap apa yang telah dicapinya.
            Sementara itu, salah satu Pendeta yang telah ditahbiskan saat diwawancarai oleh Tim SURA, Pdt. Lisda Gunawati Sirait, S.Th mengatakan kesan saat pertama sekali melakukan pelayanan, Ia mengakui sangat tidak cocok, akan tetapi karena dikuatkan oleh Kuasa Tuhan, Ia bisa menjalaninya. “Kedepan semoga para pelayan Tuhan semakin tangguh dan semakin dikuatkan oleh Tuhan,” ujarnya. Motivasinya masuk Sekolah Pendeta, Ia yang sejak mulai dari kecil sangat memimpikan menjadi seorang Pendeta mengatakan ingin menambah para pelayan Tuhan serta ingin bekerja dan berkarya di lading Tuhan.
           

Pemkab Dairi Salurkan Bantuan kepada Korban Musibah Kebakaran di Desa Parongil

                 Pemerintah Kabupaten Dairi menyalurkan bantuan kepada para korban musibah kebakaran di Jl. Gereja Desa Parongil pada Jumat (3/6/2016). Bantuan yang dislurkan oleh Pemerintah Kabupaten Dairi diserahkan oleh Bupati Dairi KRA. Johnny Sitohang Adinegoro, S.Sos yang diwakili oleh Wakil Bupati Dairi Irwansyah Pasi, SH yang didampingi oleh Asisten Administrasi Pembangunan Suasta Ginting, S.Sos, M.AP, Kepala BPBD Dairi Bahrim Tarigan ST, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kabupaten Dairi Sonta Purba, SE, Camat Silima Pungga-Pungga beserta Unsur Muspika Kecamatan Silima Pungga-Pungga.
            Bupati Dairi dalam memberikan kata penghiburan kepada para korban kebakaran yang disampaikan oleh Wakil Bupati Dairi menyampaikna rasa turut prihatin atas apa yang dialami oleh para korban kebakaran. “Yang penting bapak/ibu sekalian, kita jangan larut dalam kesedihan. Soal harta itu masih bisa kita cari, yang penting tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Jadi, mulai besok mari kita bekerja kembali seperti biasa untuk memulai kehidupan yang bru lagi” ujar Beliau. 
            Adapun bantuan yang disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Dairi kepada para korban kebakaran adalah berupa bahan bangunan seperti Seng dan Semen, bahan makanan maupun obat-obatan, perlengkapan tidur serta pendirian tenda dan dapur umum.
Sebelumnya, kebakaran hebat melanda Desa Parongil tepatnya di jl. Gereja pada Kamis (2/6/2016) dini hari sekitar pukul 02.30 wib dimana sebanyak 25 rumah warga hangus terbakar oleh si jago merah. Akibatnya 23 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal dan harta benda yang ikut habis terbakar oleh api.

PAUD DORA : Membentuk Anak Yang Mandiri, Sehat, Cerdas, Ceria dan Beriman

Paud Dora adalah salah satu Paud yang terletak di Desa Lumban Sihite, Kecamatan Lae Parira yang dikelola oleh Lilis Dian Prihatini yang juga bekerja sebagai seorang Dokter di RSUD Sidikalang. Saat ditemui oleh Tim SURA pada Jumat (3/6/2016), Lilis berbagi sedikit cerita tentang Paud Dora yang Ia kelola.
            “Paud Dora didirikan karena kami melihat pada saat itu masyarakat Lumban Sihite masih kurang memahami akan pentingnya arti suatu pendidikan khususnya bagi para anak-anak mereka sehingga kami tergerak untuk mendirikan sebuah Paud di tempat ini,” ujarnya saat bercerita tentang awal mengapa Paud Dora didirikan. Disamping hal tersebut, Ia mengatakan pendirian Paud Dora dikarenakan Almarhum Mertua Beliau adalah seorang tokoh pendidikan di desa tersebut dimana Almarhum Mertua adalah pendiri dari Yayasan SMP Swasta Lumban Sihite.   
            Dalam mendirikan Paud Dora, sempat ada terjadi beberapa kendala yang mereka hadapi seperti keluhan dari masyarakat setempat tentang masalah dana. “Kendala yang kami hadapai pastinya ada seperti masyarakat yang menginginkan pembayaran uang Sekolah itu inginnya gratis. Untuk mengatasi masalah tersebut, kami selalu mengadakan pertemuan dengan para orang tua atau parenting misalnya saat penerimaan murid baru. Dalam pertemuan tersebut kami menjelaskan tentang pentingnya arti pendidikan bagi anak-anak usia dini serta kami juga tidak memaksa pembayaran uang Sekolah harus segera dibayarkan, kami akan tetap menunggu atau member kelonggaran sampai masyarakat dapat membayar uang Sekolah anaknya,” ujarnya. Selain itu, pihaknya juga telah menjalin kerjasama dengan beberapa Kepala Sekolah SD yang ada di Lumban Sihite untuk menyarankan kepada masyarakat agar menyekolahkan anaknya ke Paud terlebih dahulu sehingga pada saat nanti sudah memasuki SD, anak tersebut akan mudah menangkap pelajaran yang diberikan oleh gurunya.
            Berbicara mengenai prestasi, Paud Dora yang Ia kelola bersama suami tercinta telah menorehkan beberapa prestasi, seperti Juara III Lomba Balita Bercerita pada Tahun 2011; Juara II Lomba Balita Bercerita pada Tahun 2013; Juara I Lomba Balita Bercerita pada Tahun 2015 pada acara Pencanangan Bulan Balita; Juara II Pengelola Paud Terbaik pada saat Peringatan Hardiknas Tahun 2015; Juara III Tutor Beprestasi terbaik atas nama Nikson Tinendung pada Tahun 2016. “Semua prestasi itu kamo peroleh karena adanya dukungan dari para Tutor, pihak Paud sendiri serta dukungan dari keluarga tentunya,” ungkapnya. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Dairi juga memebrikan dukungan kepada Paud Dora dimana dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi. “Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi Ibu Dra. Rosema Silalahi sangat mendukung dan selalu memberikan saran maupun masukan kepada kami agar Paud Dora tetap bisa memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik kepada para anak-anak usia dini,” katanya menambahkan.
            Paud Dora yang Ia kelola sampai saat ini telah memiliki jumlah anak didik kurang lebih sebanyak 40 orang yang rata-rata umurnya dibawah 3 tahun. Selain untuk tempat belajar anak-anak usia dini, Paud Dora juga dijadikan sebagai tempat untuk kursus Bahasa Inggris bagi para pelajar SD dan SMP dengan para pengajar dari Tutor Paud Dora sendiri. “Rencana kedepan selain mengelola Paud Dora, kami berencana ingin mendirikan Rumah Pintar,”tuturnya.
            Saat ditanya mengenai harapan kedepannya terkait dengan Paud Dora, Ia mengharapkan agar Paud Dora yang Ia kelola dapat semakin berkembang dengan pesat dan masyarakat akan semakin disadarkan akan pentingnya arti sebuah pendidikan dengan menyekolahkan anak-anak mereka terlebih dahulu ke Paud mengingat usia 0-6 tahun adalah masa emas msa dimana mereka sedang aktif-aktifnya sehingga pada saat memasuki bangku Sekolah dasar, si anak tersebut akan semakin mudah dalam menyerap materi pelajaran,” pungkasnya diakhir perbincangan kami.
            Adapun Visi dari Paud Dora adalah Terwujudnya harapan kita membentuk anak yang mandiri, sehat, cerdas, ceria dan beriman. Sedangkan Misi dari Paud Dora adalah Menanamkan nilai-niai etika dan norma-norma agama sesuai dengan agama masing-masing; Membentuk jiwa pemberian terhadap anak; Menanamkan jiwa kekeluargaan; Menggali dan mengembangkan potensi yang dikembangkan anak; Menciptakan suasana yang nyaman, menyenangkan dan lingkungan yang sehat bagi perkembangan tumbuh anak; Memberi pelayanan yang prima.

Pelantikan DPP Gema Si Cike-Cike Kabupaten Dairi Periode 2016-2019

            Dewan Pengurus Pusat Generasi Muda Sipitu Marga Si Cike-Cike (DPP Gema Si Cike-Cike) untuk Periode 2016-2019 dilantik secara resmi oleh Ir. Tengku Capah selaku Ketua Umum Lembaga Adat Pakpak Sulang Silima Sipitu Marga Si Cike-Cike pada Kamis (2/6/2016) di Gedung Nasional Djauli Manik Sidikalang. Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh Bupati Dairi KRA. Johnny Sitohang Adinegoro, S.Sos yang diwakili oleh Wakil Bupati Dairi Irwansyah Pasi, SH, para Pengurus Lembaga Adat Pakpak Sulang Silima Sipitu Marga Si Cike-Cike serta para perwakilan Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Dairi.
            Edy Oktavianus Ujung yang terpilih sebagai Ketua DPP Gema Si Cike-Cike Periode 2016-2019 dalam sambutannya mengatakan terimakasih kepada para pihak-pihak terkait yang telah mendukung Gema Si Cike-Cike, karena dengan
terbentuknya wadah tersebut maka akan mudah untuk menggali potensi-potensi Budaya Pakpak serta potensi para generasi muda Pakpak yang nantinya dapat dilestarikan dan dikembangkan sehingga generasi muda Pakpak akan merasa bangga menjadi bagian dari suku pakpak. “Saat ini kita rasakan potensi budaya pakpak sudah mulai pudar karena terpengaruh oleh masuknya budaya dari luar, untuk itu diperlukan adanya suatu wadah untuk kembali membangkitkan budaya pakpak agar dapat tetap terjaga serta dilestarikan dan dapat dikembangkan,” ujarnya.
            Ia mengatakan, Gema Si Cike-Cike akan selalu siap berada dalam garda terdepan untuk mengawal bumi sulang silima terutama sulang silima suak. Kepada Generasi Muda Si Cike-Cike yang baru dilantik, Ia mengajak agar dapat saling bekerjasama untuk pelestarian budaya pakpak serta mendukung program-program yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah sehingga pembangunan di Kabupaten Dairi dapat berjalan dengan lancar.[ITMF-BK]


HUT Bhayangkara ke-70, Jokowi : Berantas Praktek Pungutan Liar, Mafia Hukum serta Makelar Kasus di Institusi Kepolisian

            Kepolisian Resor (Polres) Dairi peringati HUT Bhayangkara ke-70 dengan mengadakan Upacara di Halaman Polres Dairi pada Jumat (1/7/2016) dimana Kapolres Dairi AKBP. Khobul Syahrin Ritonga, S.IK, M.SI bertindak sebagai Inspektur Upacara. HUT Bhayangkara ke-70 yang diperingati oleh seluruh Institusi Kepolisian yang ada di Indonesia, dihadiri oleh Bupati Dairi KRA. Johnny Sitohang Adinegoro, S.Sos, Unsur Forum



Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Dairi, Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi Sebastianus Tinambunan, SH, M.Pd serta para Pimpinan SKPD Kabupaten Dairi.
            Kapolres Dairi dalam arahannya membacakan Amanat dari Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo yang mengatakan atas nama Negara, Pemerintah maupun secara pribadi menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara yang ke-70 kepada seluruh Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. “Sepanjang 70 Tahun sejarah pengabdian Polri kepada bangsa dan Negara, Polri telah banyak berperan memberikan sumbangsih yang sangat besar dalam upaya pemeliharaan ketertiban masyarakat, penegakan hokum serta perlindungan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat” ujar Beliau.            Presiden Jokowi mengharapkan peringatan HUT Bhayangkara jangan hanya dijadikan sebagai hanya perayaan saja, akan tetapi dapat menjadi momentum untuk refleksi diri guna meningkatkan optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi Polri khususnya dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masayarakat. Dalam pidatonya, disebutkan ada banyak prestasi yang diukir Polri dalam mengemban tugas keamanan dalam negeri di antaranya pemberantasan terorisme, pemberantasan narkoba, pengungkapan kasus-kasus besar yang menyita perhatian publik serta mengamankan agenda nasional maupun internasional.            Presiden menilai reformasi yang menyeluruh untuk perubahan positif dari hulu ke hilir, perubahan sistem kelembagaan serta perubahan perilaku polisi yang profesional diharapkan akan mencetak polisi-polisi yang dipercaya masyarakat. “Berantas praktek-praktek pungutan liar, mafia hokum, makelar kasus di institusi kepolisian. Tingkatkan koordiansi dan kerjasama dengan seluruh aparat penegak hokum lainnya maupun stake holder terkait serta intensifkan komunikasi dan jalin kedekatan dengan masyarakat,” tutur Beliau.            Dalam peringatan HUT Bhayangkara ke-70, Polres Dairi mengadakan Pertunjukan aksi dari para Polisi Cilik binaan dari Polres Dairi yang mempertunjukkan bagaimana tatacara tertib berlalu lintas yang baik dan benar. Selain itu, Polres Dairi juga memberikan Piagam Penghargaan Kapolres Dairi kepada para Anggota Polres Dairi yang berprestasi yang diserahkan langsung Kapolres Dairi.HUT Bhayangkara ke-70, Jokowi : Berantas Praktek Pungutan Liar, Mafia Hukum serta Makelar Kasus di Institusi Kepolisian